
Banyak anak banyak rezeki sepertinya tidak berlaku lagi di jaman sekarang. Segala hal tentang anak harus dipertimbangkan dengan baik utamanya dana pendidikan mereka mulai dari TK atau sebelumnya hingga perguruan tinggi. Tentu saja setiap orang tua mau memberikan yang terbaik untuk anak mereka namun pendidikan jaman sekarang tidak murah. Ada banyak sekali hal yang nantinya harus Anda bayar mulai dari uang masuk, gedung sekolah, uang bulanan dan lainnya.
Strategi Menyiapkan Dana Pendidikan Anak Supaya Tidak Kalang Kabut Cari Modal
Kalau Anda tidak memiliki perencanaan keuangan yang matang, maka sulit bisa memenuhi dana pendidikan anak. Setiap tahun akan selalu meningkat bahkan sekolah negeri atau sekolah swasta sekarang juga semakin mahal. Tingginya dana pendidikan bisa membuat orang tua kesulitan apalagi masih ada kebutuhan lainnya yang mereka harus penuhi dengan baik. Agar Anda sama sekali tidak stres ketika memikirkan dana ini, maka cobalah untuk melakukan sejak dini perencanaan keuangan yang baik antara lain:
- Harus mulai menyiapkan dana sebelum anak lahir
Ini merupakan hal wajib yang perlu Anda lakukan lebih dulu. Anda sudah harus menyiapkan biaya pendidikan sedari dini sebelum anak Anda lahir. Paling lambat bisa dilakukan dua tahun sebelum anak lahir. Jangan tunggu anak lahir baru Anda menyiapkannya karena kebutuhan anak itu banyak dan bisa jadi kebutuhan sekolah nantinya tidak bisa terpenuhi sama sekali. Kalau Anda sudah menyiapkan sejak dini, maka Anda pun bisa mengantisipasi kenaikan dalam biaya pendidikan yang selalu terjadi cukup sering. Anda akan kalang kabut mencari dana apabila menyiapkannya dalam waktu mepet. Anda bisa seimbang dalam pengeluaran dan tidak akan merasa terbebani sedikitpun kalau sudah menyiapkan sejak awal.
- Waspada akan inflasi di dunia pendidikan
Anda juga harus waspada selalu akan inflasi yang terjadi di dalam dunia pendidikan. Anda perlu menghitung dengan benar jumlah seluruh kebutuhan untuk pendidikan anak. Kemudian barulah Anda bisa mengalokasikan dana dari penghasilan rutin bulanan Anda maupun tahunan guna membiayai pendidikan tersebut. Dana yang akan Anda alokasikan itu jelas tidak sama antara satu orang dengan lainnya bahkan dipengaruhi berbagai faktor. Jenis pendidikan contohnya. Tingkatan sekolah maupun tipe pilihan sekolah juga bisa mempengaruhi dana tersebut. Apakah memilih negeri atau swasta. Inflasi yang terjadi di dalam dunia pendidikan bisa lebih tinggi daripada inflasi umum sekitar 1 hingga 2 persen. Contohnya kalau biaya pendidikan untuk anak sampai perguruan tinggi adalah Rp 200 juta. Maka Anda bisa mencoba untuk mengalokasikan sekitar Rp 1,5 juta per bulan untuk pendidikan ini.
- Punya investasi akan lebih baik untuk masa depan
Ini adalah salah satu hal penting yang harus dilakukan sejak dini. Anda bisa memiliki investasi guna menyiapkan segala macam biaya pendidikan anak. Investasi juga memiliki jangka waktu tertentu jadi bisa Anda sesuaikan dengan pendidikan anak. Jika waktunya kurang dari 3 tahun atau jangka pendek, maka Anda bisa mencoba untuk melakukan investasi dengan memilih instrumen yang resikonya sedikit lebih rendah. Contohnya deposito, logam mulia, reksadana maupun obligasi ritel negara. Jika jangka waktunya menengah mulai dari 3 hingga 5 tahun, maka Anda bisa memilih pasar saham bahkan logam mulia juga bisa. Reksadana campuran pun juga boleh. Kalau untuk jangka waktu lama, maka cobalah di saham, properti maupun reksadana saham.
Apapun pilihan Anda untuk menyiapkan dana pendidikan, sebaiknya selalu lakukan lebih dulu bahkan meskipun Anda berniat untuk menunda punya anak karena biaya kurang. Anda tetap harus lakukan ini untuk masa depan mereka yang menjanjikan.
